GOSIP PEMBALAP

Sensasi Pedro Acosta: “Saya Hanya Ingin Bersenang-Senang”

oleh -6 views

Sensasi Pedro Acosta di kelas Moto3 musim ini mengundang decak kagum. Pembalap muda Spanyol itu memenangi Moto3 Doha dari pitlane, luar biasa!

Meski berstatus rookie, pembalap Red Bull KTM Ajo itu telah mengoleksi total 4 kemenangan dari 9 balapan awal musim 2021ini. Selain kemenangan sensasional di Doha, Ia juga meraih podium tertinggi di dua balapan setelahnya, Portimao dan Jerez.

Kendati sempat kesulitan di Le Mans, Mugello dan Catalunya, Acosta akhirnya kembali menikmati podium tertinggi di Sachsenring, Jerman. Pada balapan terakhir sebelum jeda, Acosta gagal naik podium dan hanya finish keempat, namun itu sudah cukup membuatnya memimpin 48 poin di klasemen.

“Bagi saya pribadi, balapan di Jerman dan Belanda menjadi yang paling positif. Karena, pada dua balapn sebelumnya, Kami tidak merasakan feeling yang bagus,” ujar Acosta.

“Di Sachsenring saya kembali merasa kuat, latihan dan balapan yang akhirnya saya menangi.”

Namun, kebangkitan Acosta di Sachsenring sedikit terkendala saat melakoni balapan Assen. Ia mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas, meski akhirnya bisa bangkit di hari Minggu, namun itu belum cukup membawanya naik podium. Ia finish keempat di belakang trio podium Dennis Foggia sang pemenang, Sergio Garcia runner up dan Romano Fenatti. Kebetulan, ketiganya memang menjadi pesaing terdekat Acosta di klasemen.

Kerja Tim

Kendati tampil hebat di paruh musim, pembalap 16 tahun itu tidak jumawa. Ia menganggap semua keberhasilannya itu merupakan hasil kerja tim.

“Kunci kesuksesan saya adalah bekerja keras dan bantuan dari tim. Tanpa itu, mungkin saya tidak akan bisa mendapatkan hasil bagus seperti ini,” ujar Acosta dilansir Motorsport.

Acosta sepenuhnya menyadari bahwa dirinya adalah pendatang baru. Ia merasa perlu meningkatkan beberapa area tertentu sehingga masih perlu banyak belajar.

“Saya ingin tetap bersenang-senang. Saya hanya memasang target dalam dua balapan, di Mugello dan Barcelona, dan saya melakukan kesalahan.

“Jadi, sekarang saya hanya ingin menikmati momen saat berada di trek, karena itu jadi cara yang terbaik sejauh ini,” tutupnya.

 

Sensasi Pedro Acosta masih kita tunggu di paruh kedua. Apakah Ia akan melanjutkan performa gemilangnya dan menutup musim dengan senyum terindah atau sebaliknya…

Tentang Penulis: karis

Terima kasih telah mampir di blog kami, semoga informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat bagi kita semua