“Valentino Rossi Seharusnya Berhenti Demi Dirinya”

oleh -4 views
Valentino Rossi

Valentino Rossi masih tampil di MotoGP kendati usianya telah mencapai 42 tahun. Ia masih memiliki keinginan kuat untuk terus bersaing dengan pembalap-pembalap muda, kendati pada akhirnya harus makin keteteran. Ia disarankan untuk berhenti alias pensiun demi kebaikannya sendiri.

Adalah legenda MotoGP, Marco Lucchinello, yang mengatakan hal tersebut. Pembalap legendaris itu mengkritik keputusan the doctor untuk tetap berada di motoGP, kendati sudah tidak mampu lagi bersaing secara prima.

Pada acara Misano Pro Day, pembalap 66 tahun itu berbicara kepada GPone seputar MotoGP saat ini. Termasuk membicarakan soal Rossi tentang kemungkinannya bertahan atau akan pensiun akhir musim ini.

Sebelum MotoGP 2021 bergulir, Rossi menyebut akan melihat performanya dalam 9 balapan pertama untuk mengambil keputusan. Sesuatu yang sudah sering kita dengar di beberapa musim terakhir. Namun, kini MotoGP 2021 akan memasuki seri kesepuluh dan belum ada keputusan keluar dari mulut pemilik tim Aramco VR46 itu.

Valentino Rossi

Apalagi ada desakan dari pangeran Arab Saudi yang mensponsori VR46 di MotoGP 2022, agar ia mau menunggangi salah satu kursi di tim tersebut. Nah lho, stop atau lanjut nih? Kalau penulis pribadi sih melihat Rossi seharusnya memang masih ada di MotoGP musim depan.

Alasannya, seorang Valentino Rossi cukup berperan sebagai ‘wajah’ MotoGP yang masih punya nilai marketing tinggi. Selain itu, kehadiran Rossi di grid saat seri MotoGP Indonesia di Mandalika tentu akan mengundang animo penonton untuk hadir dan menyaksikan langsung. Penggemar si mbah di tanah air masih banyak lho…

“Valentino masih ingin bertahan dan itu membuat seekor keledai terlihat seperti juara dunia,” ungkap Lucchinello dilansir dari motorsport.

“Dia tidak lambat, dia masih bisa menikung dengan sangat baik. Tapi ada faktor lain yang membuatnya kesulitan.”

“Sekarang pembalap muda berdatangan. Mereka sangat cepat seperti Fabio (Quartararo),” tambah Lucchinelo.

Klasemen Menunjukkan Fakta

Saat ini papan klasemen menunjukkan ucapan Lucchinelo ada benarnya. Hingga 9 seri, Rossi masih megumpulkan 17 angka. Catatan performa sang pembalap di lintasan adalah 3 kali gagal finish dan 2 kali finish di luar top 15. Finish terbaiknya adalah kesembilan di Mugello.

Valentino Rossi

Tentang Penulis: karis

Gambar Gravatar
Terima kasih telah mampir di blog kami, semoga informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat bagi kita semua

One thought on ““Valentino Rossi Seharusnya Berhenti Demi Dirinya”

Tinggalkan Balasan